Sukseskan Festival Kintamani, Disbudpar Bangli Gelar Seminar Sehari Pembangunan Pariwisata Bangli
Beranda / Berita

Pusat Informasi & Berita

Ikuti perkembangan program kerja terbaru.

Pariwisata

Sukseskan Festival Kintamani, Disbudpar Bangli Gelar Seminar Sehari Pembangunan Pariwisata Bangli

K
Admin Bangli
13 November 2015
671 Dilihat
Sukseskan Festival Kintamani, Disbudpar Bangli Gelar Seminar Sehari Pembangunan Pariwisata Bangli
Untuk memperbaiki kualitas dan citra pariwisata Bangli khususnya Obyek Daya Tarik Wisata (ODTW) Kintamani, Pemerintah Kabupaten Bangli melalui dinas kebudayaan dan pariwisata menggelar seminar kepariwisataan di auditorium Museum Gunung Api Batur, Kintamani, Kamis (12/11). Seminar sehari yang melibatkan peserta pelaku pariwisata, menghadirkan narasumber Ketua DPD HPI Bali Sang Putu Subaya, praktisi pariwisata Bagus Sudibia dan anggota DPRD Bali Dapil Bangli I Wayan Gunawan.
Ketua panitia seminar, I Wayan Merta menjelaskan seminar ini merupakan rangkaian dari Festival Kintamani yang akan dilaksanakan 13 sampai dengan 15 November 2015. Disebutkan pula, acara ini bertujuan untuk mendapatkan solusi dati permasalahan yang dihadapi, seperti sumber daya manusia, penataan destinasi, galian C dan pembangunan kepariwisataan bangli kedepan. "Melalui seminar, kami berharap ada solusi untuk mengatasi persoalan pariwisata," ujarnya.
Dipaparkan, seminar ini menghadirkan beberapa narasumber yang berkompeten di bidangnya, yaitu Bagus Sudibya sebagai praktisi pariwisata Bali membawakan materi peluang dan tantangan dalam pengembangan kepariwisataan di Kabupaten Bangli, Sang Putu Subaya sebagai Ketua DPD HPI Bali membawakan materi peluang dan tantangan pembangunan dan pengembangan pariwisata di kabupaten Bangli, Wayan Gunawan sebagai praktisi pariwisata sekaligus anggota DPRD Propinsi Bali menyampaikan materi pengelolaan pariwisata, dan Kadisbudpar Bangli, I Wayan Adnyana menyampaikan materi strategi pembangunan kepariwisataan kabupaten Bangli. "Pesertanya seminar berasal dari pelaku pariwisata, praktisi, pengusaha pariwisata, unsur pimpinan wilayah, Unsur DMO Wingkang Ranu dan Lembaga Sosial Masyarakat Bangli," ucapnya.
Sementara itu, Pj Bupati Bangli, I Dewa Gede Mahendra Putra dalam sambutannya yang dibacakan Adnyana menyampaikan tujuan pembangunan kepariwisataan cukup luas dalam arti lebih dari sekedar untuk mendatangkan wisatawan sebanyak-banyaknya dan meraup dolar setingi-tingginya. Pembangunan kepariwisataan ini juga memiliki dimensi, spiritual, dan usaha membangun perdamaian global. Seiring berjalannya waktu, dalam satu dasawarsa tetakhir kunjungan wisatawan ke Bangli mengalami kemunduran dibandingkan dengan masa keemasan pada 1970-an sampai dengan 1990-an. Untuk memulihkan hal itu, sejumlah upaya telah dilakukan pemerintah daerah antara lain membangun kerjasama dengan asosiasi pariwisata, seperti HPI Bali dan ASITA Bali. "Sejumlah upaya sudah kami lakukan untuk memperbaiki pariwisata di Bangli," sebutnya.
Disebutkan juga, belakangan ini sejumlah persoalan melanda pariwisata Bangli seperti sumber daya manusia pendukung pariwisata seperti pedagang souvernir, dan aktivitas galian C yang masih terkesan mengganggu kenyamanan wisatawan, permasalahan penataan destinasi yang belum optimal, bangunan yang menghalangi panorama, kebersihan dan tunggakan PHR dan sebagainnya yang masih dirasa kurang mendukung pembenahan pariwisata di Bangli. Oleh karenanya melalui seminar ini, diharapkan muncul solusi untuk pembenahan dan perbaikan kualitas pariwisata Bangli khususnya Kintamani.  
Bagikan Berita Ini: