Kegiatan Gotong Royong Dan Penanaman Pohon Dalam Rangka Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional, Dipimpin Ketua TP PKK Provinsi Bali
Beranda / Berita

Pusat Informasi & Berita

Ikuti perkembangan program kerja terbaru.

Pariwisata

Kegiatan Gotong Royong Dan Penanaman Pohon Dalam Rangka Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional, Dipimpin Ketua TP PKK Provinsi Bali

K
Admin Bangli
26 February 2016
860 Dilihat
Kegiatan Gotong Royong Dan Penanaman Pohon Dalam Rangka Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional, Dipimpin Ketua TP PKK Provinsi Bali
Humas Bangli,
Dalam rangkain aperingatan hari peduli sampah nasional dan menggelorakan akan kebersihan lingkungan dari sampah plastic, 26/2 kemarin melalui Ketua TP PK Provinsi Bali digelar acara gotong royong bersih-bersih dan penanaman pohon di kawasan museum Gunung api Batur. Acara yang di pusatkan di areal Depan Museum Gunung Api Batur di hadri oleh Gubernur Bali, Ketua TP PKK Provinsi Bali, Bupati Bangli beserta Ketua TP PKK Kab Bangli, DPRD Provinsi Bali, Ketua DPRD Kab Bangli, Badan lingkungan hidup, skpd terkait.
Dalam laporan kKetua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Nyonya Ayu Pastika menyampaikan Kegiatan ini terselenggara dalam rangkaian peringatan hari peduli sampah nasional yang diperingati tanggal 21 Pebruari 2016. Bedasarkan SK Kementerian lingkungan hidup dan kehutanan tentang peringatan hari peduli sampah nasional. Lanjut kegiatan ini juga melibatka lintas sektoral, TNI, POLRI, pemerintah pusat, dan seluruh desa pakraman dengan seremonial yang di fasilitasi oleh pengelola museum geologi Geopark Kaldera Batur kementerian ESDM. Ditambahkan lagi rangkaian kegiatan hari ini meliputi Pengarahan Gubernur Bali, Peninjauan pameran hasil Olahan daur ulang sampah plastic menjadi barang kerajinan dan souvenir, Pelepasan burung untuk menjaga keseimbangan flora dan fauna, Penyerahan tong sampah sebanyak 25 buah dari PT Jamkrida,PT BPD Bali, pemberian kantong plastic dari Bank Sampah, pemberian tanamam bamboo kurang lebih sebanyak 150 batang.
 Bupati Bangli I Made Gianyar,SH.,M.Hum dalam sambutanya menyampaikan sebagai representasi masyarakat Bangli mengucapkan selamat datang kepada bapak gubernur beserta rombongan dan diiringan  ucapan terimakasih telah menjadikan Kabupaten Bangli sebagai lokus thelity dalam pelaksanaan peringatan hari peduli sampah nasional tahun 2016. Sepirit ini tentu harus kita ketok tularkan kepada semua pihak bahwa sampah merupakan maslah bagi kita semua, kita berharap setiap individu dapat memecahkan masalahnya sendiri kaitanya dengan pengelolaan sampahdi mulai dari diri sendiri. Kaitanya dengan Program Gubernur “Clean And Green” dalam setiap pengalokasian Alokasi Dana Desa (ADD) kebersihan lingkungan utamanya sampah plastic merupakan salah satu indicator utama, apabila desa bersangkutan dalam penilaian yang diimplementasikan melalui adipura Desa tidak terdapat sampah plastik maka ADD dapat ditingkatkan disamping juga bagaimana pengelolaan dana tersebut.  “Keterbatasan dari kabupaten Bangli dalam pendapatan tentu menjadi kendala dalam penganan masalah sampah baik di Kabupaten khususnya di KIintamani tidaklah 100% bisa ditangani oleh Karen itu Kami titip pada Bapak Gubernur untuk memberi perhatian lebih Pada kabupaten Bangli bukan hanya pada maslah sampah saja termasuk juga bidang lainya” imbuh Made Gianyar.
Sementara Gubernur Bali I Made Mangku pastika menyampaikan plastik itu memang berbaya tetapi juga dapat member manfaat. Kantong plastik dapat bermanfaat bagi kita terutama bagi ibu-ibu yang suka berbelanja, bisa membawa barang dengan tampilan beraneka ragam dan cantik bahkan bisa untuk promosi karena bisa di pasangkan identtas atao loga tertentu, dibawa juga enak bahkan sebagai pelengkap fesien. Akan tetapi kenyaman itu tentu ada dampak yang ditimbulkan ketika sudah menjadi sampah, “itulah hidup” terang mangku pastika. Masalah sampah plastic sudah menjadi tanggung jawab kita bersama salah satu langkah sederhana adalah ketika berbelanja hendaknya plastic dilipat dengan baik dan ketika berbelanja lagi plastic tersebut bisa digunakan kembali sehingga satu langkah kepedulian bisa kita lakukan Karen langkah sesederhana itu sudah dapat membayar hutang kita pada lingkungan Karen pada hakekatnya kita hidup harus membayar hutang, baik pada orang tua, masyaraat dan lingkungan sekitar dan sangyang widhi. Kaitanya dengan Kabupaten Bangli, yang merupakan salah satuu kabupaten Kecil dengan pendapatan Daerah yang relative kecil tetapi sebenarnya memeliki banyak potensi yang perlu di garap dengan lebih maksimal. Terutama pada sector pariwisataterlebih Kabupaten Bangli memiliki Geopark yang sudah masuk Global Geopark Network (GGN) yang sesungguhnya semua itu bisa menjadi sumber uang utnuk peningkatan kesejahreaan masyarakat dan Kabupaten Bangli sendiri. Untuk bisa mengatasi persoalan pariwisat Penelokan Kintamani, “Saya mengusulkan agar Dinas Pariwisat Bangli untuk pindah kantor di Kawasan Kintamani agar bisa melihat, mengawasi bagaimana pariwisaata dan apa yang menjadi persoalan serta untuk dapat mencari solusi dengan persoalan pariwaisat Kintamani karena Ikon Bangli adalah Obyek Wisata Kintamani yang sudah terkelan di Macanegara” tandasnya. Dengan modal yang dimiliki Kabupaten Bangli dengan Geoparkanya sebenarnya snagatlah sederhana untu dapat meggait wisatawan untuk dapat berkunjung yaitu dengan dua cara yaitu pertama pahamai dulu apa yang wisatawan tidak sukai berikutnya apa yang wisatawan sukai dan butuhkan barulah barulah pariwisata yang sesungguhnya dapat berjalan” tegas pastika. Disamping hal diatas yang menjadi perhatian adalah masalah kebersihan baik di kawasan maupun lingkungan sekitarnya. Oleh karena itu melalui momentum peringatan hari peduli sampah nasional kita laksanakan pembersihan dan pembebasan lingkungan kita dari sampah utamanya plastic, dengan langkah sederhana dimulai dari diri sendiri dengan memilah dan menyetorkan ke Bank sampah dan mendaur ulang menjadi barang bernilai ekonomis. “hal ini tidak cukup sampai diasini saja dan harus terus digelorakan agar bali kedepan bisa bebas dari sampah plastik” harap mangku pastika.
 
Bagikan Berita Ini: