Apel Disiplin Bupati Made Gianyar Minta Pegawai Miliki Filosofi Tapak Dara
Beranda / Berita

Pusat Informasi & Berita

Ikuti perkembangan program kerja terbaru.

Pariwisata

Apel Disiplin Bupati Made Gianyar Minta Pegawai Miliki Filosofi Tapak Dara

K
Admin Bangli
08 March 2016
492 Dilihat
Apel Disiplin  Bupati Made Gianyar Minta Pegawai Miliki Filosofi Tapak Dara
Pasca dilantik menjadi Bupati periode kedua 17 Pebruari lalu, Bupati Bangli I Made Gianyar SH.,M.Hum, Senin (7/3) memipin langsung pelaksanaan apel disiplin pegawai dilingkungan Pemkab Bangli. Apel disiplin yang dipusatkan di lapangan Kantor Bupati, juga dihadiri oleh Wabup Bangli Sang Nyoman Sedana Arta dan pimpinan SKPD Kabupaten Bangli.
 
Bupati Bangli I Made Gianyar pada kesempatan itu menyampaikan, kehadiran Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk mengikuti apel merupakan bagian kecil dari disiplin sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Terlebih menghadiri apel disiplin merupakan keharusan bagi setiap pegawai karena merupakan bagian dari evaluasi kinerja.
 
Sehingga pihaknya terus mengajak pegawai dilingkungan Pemkab Bangli membiasakan budaya disiplin, baik disiplin waktu maupun disiplin kerja. “Disiplin merupakan pondasi dari kesuksesan. Jadi semua pegawai wajib memiliki disiplin diri“terangnya.
 
Menyikapi laporan absensi peserta apel, Bupati Made Gianyar menyerukan pelaksanaan apel disiplin yang dilaksanakan dua kali sebulan tepatnya pada minggu pertama dan minggu ketiga, tidak ada tolerasi ketidakhadiran saat pelaksanaan apel disiplin minggu ketiga. “Saya tegaskan, selain sakit tidak ada toleransi ketidak hadiran saat apel disiplin, yang sakit pun harus menyertahkan surat keterangan sakit dari dokter.  Kalau mau izin harus ikut apel dulu, setelah ikut apel baru boleh izin. Aple disiplin kan cuma dua kali sebulan jadi pegawai wajib hadir”tegasnya.
 
Selain disiplin, Bupati Made Gianyar juga mengingatkan agar sebagai ASN pegawai bisa memiliki folosofi tapak dara (tanda tambah), dimana pegawai bisa menjalankan tugas dengan seimbang.  Keatas baik, kesamping baik dan kebawah juga baik. Sehingga ASN bisa menciptakan birokrasi yang berwatak kerakyatan yang disukai pimpinan dan masyarakat. “Ketasan baik, kesamping baik dan kebawah juga baik. Birokrasi seperti ini yang diharapkan terwujud di Kabupaten Bangli”pungkasnya.
Bagikan Berita Ini: