Karya Malik Sumpah Nyapuh Jagat, Pura Segara Di Pura Jati Desa Pakraman Batur
Beranda / Berita

Pusat Informasi & Berita

Ikuti perkembangan program kerja terbaru.

Pariwisata

Karya Malik Sumpah Nyapuh Jagat, Pura Segara Di Pura Jati Desa Pakraman Batur

K
Admin Bangli
14 March 2016
976 Dilihat
Karya Malik Sumpah Nyapuh Jagat, Pura Segara Di Pura Jati Desa Pakraman Batur
Humas Bangli,
Dalam rangka nyanggra Karya Agung Ngusaba Ke dasa di Pura Batur yang jatuh pada Buda Paing Krulut yang akan datang sekaligus sebagai rentetan prosesi pembersihan atau nyapuh jagat dari male/leteh, Minggu (13/3) kemarin digelar upacara malik sumpah di pura Segara, pura jati desa Pakraman Batur. Acara yang di pusatkan di Depan pura segara Desa Pakraman Batur di hadiri oleh Ida dane Jro Gede Alitan dan Jro Gede Duwuran, Keluarga meninggal bunuh diri dan karma Desa Pakraman Batur yang di puput oleh Ida Padande Putu Gede Kediri dari Geria Selat Peken Susugt Bangli.
Manggala Karya Guru Wayan Werna, selaku Sinoman Karya mengatakan Karya Malik sumpah ini diselenggarakan dikarenakan pada beberapa waktu lalu telah terjadi musibah, leteh atau mala dimana telah terjadi orang meninggal sala pati karena menceburkan diri ke dalam Danau. Sehingga harus dilakukan penyucian alam yaitu berupa karya yang dikenal juga dengan penyapuh jagat dengan wewalungan berupa Sapi, Kambing, Kucit Butuhan, Angsa, Bebek Cemaning blang kalung, serta ayam dengan caru mancawarna dengan persembahan tari Baris Gede, Jojoran, Baris Presi, Baris Bajra, Bars Dapdap dan Rejang Dabunga. “Dalam upacara kali ini memang lebih special karena apabila tidak ada musibah yang terjadi, seperti biasanya rentetan nyanggra karya ngusaba dilaksanakan upacara hannya sampai pada tingkatan mancakelud untuk enyucian jagat” Terangnya. Lanjut upacara kali ini juga melibatkan anggota keluarga duka karna bunuh diri, dengan ikut berpartisipasi berupa materi yang sudah disepakati dan selebihnya biaya di tanggung oleh Krama Desa pakraman Batur.
Sementra itu ida dane Jero Gede Alitan menyampaikan pelaksanaan Karya malik sumpah kali ini tiada lain dalah untuk menyucikan kembali baik secara skala dan niskala kawasan kaldera Gunung Batur dari sepung (leteh) dimana beberapa waktu lalu telah terjadi musibah warga Desa langgkan meninggal salah pati. Kami dari sejak jaman Bali aga sudah melaksanakan kegiatan serupa apabila terjadi musibah (Sepung ) di kawasan Kaldera Gunung Batur baik Danau maupun lingkungan sekitar, Desa Pakraman Batur selalu melaksanakan upacara malik sumpah dengan tujuan untuk menyucikan kembali air danau dan sekitarnya dengan karya maliksumpah, yang dilanjutkan dengan upacara yang disebut maisuh-isuh sebagai tanda bahwa air danau dan Kawasan Kaldera Gunung Batur sudah tersucikan secara skala dan niskala barulah bisa dilaksanakan karya ngusaba nanti di pura Ulun danu batur. “Segala sesuatunya sudah dipersiapkan untuk menyambut karya ngusaba tersebut secara terus menerus dengan ayah-ayahan baik karma maupun prajuru dan ibu ibu telah melaksanakan ayah ayahan sesuai dengan bidangnya masing-masing” tambahnya. “Dalam nyanggra karya agung yang sudah tidak lama lagi pihaknya menghimbau meskipun telah terajdi musibah atau sepung ini, karya ngusaba tetap diselenggrakan sebagaimana mestinya sesuai dengan rencana dan hasil paruman, untuk itu semua unsure sudah siap sehingga tidak ada lagi keraguan untuk itu” terang Jero Gede laitan. Sedangkan untk masyarakat baik Desa Pakraman dan masyarakat luas disejebag jagat bali agar ikut ngastitiang karya yang akan datang dan jangan ragu sehingga tidak ada halangan melintang saat pelaksanaan karya di pura ulun Danu batur yang kita sucikan bersama.
Bagikan Berita Ini: