Bupati Made Gianyar Buka Pencanangan Pin Di Batu Meyeh
Beranda / Berita

Pusat Informasi & Berita

Ikuti perkembangan program kerja terbaru.

Pariwisata

Bupati Made Gianyar Buka Pencanangan Pin Di Batu Meyeh

K
Admin Bangli
17 March 2016
500 Dilihat
Bupati Made Gianyar Buka Pencanangan Pin Di Batu Meyeh
Untuk mensukseskan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) 2016 di Kabupaten Bangli, Bupati Bangli I Made Gianyar, SH.,M.Hum, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bangli Ny. Erik Gianyar dan Kadiskes Bangli dr. I Nengah Nadi, M.Kes, mencanangkan imunisasi masal polio bagi balita, Senin (15/3). Acara yang dipusatkan di wantilan Br. Batu Meyeh A, Desa Songan, Kecamatan Kintamani, juga dihadiri oleh sejumlah pimpinan SKPD.
Kadiskes Bangli dr. I Nengah Nadi mengatakan, PIN Polio adalah pemberian imunisasi tambahan polio kepada balita tanpa memandang status imunisasi polio sebelumnya. Tujuan PIN Polio antara lain mengurangi resiko penularan virus polio dan memastikan tingkat kekebalan anak terhadap penyakit polio dan memberikan perlindungan secara optimal serta merata pada balita terhadap kemungkinan munculnya kasus polio.
Lanjut dia, penyakit ini disebabkan oleh virus polio yang menyerang saraf dan menyebabkan kelumpuhan permanen dan tidak bisa diobati. Kelumpuhan dimulai dengan gejala demam,nyeri otot dan kelumpuhan pada minggu pertama sakit dan kemudian bisa terjadi juga kelumpuhan otot pernafasan apabila polio tidak segera ditangani.. Penyebaran penyakit ini biasannya melalui kotoran manusia (tinja) yang terkontaminasi virus polio yang mencemari makanan dan minuman.  Imunisasi PIN 2016 di Kabupaten Bangli, sambung dia menyasar 17.393 balita usia 0-59 bulan tanpa melihat status imunisasi sebelumnya, karena usia ini paling rentan terkena polio.  Imunisasi polio diberikan dalam bentuk tetes dengan dosis dua tetes kepada balita. “Imunisasi polio diberikan dalam bentuk tetes dengan dosis dua tetes kepada balita. Mudah-mudahan dengan imunisasi ini bisa mempertahankan Bangli sebagai daerah bebas polio”terangnya.
Sementara itu Bupati Bangli Made Gianyar pada kesempatan itu menegaskan, polio merupakan virus yang berbahaya karena jika tidak dicegah virus ini dapat menyebabkan kelumpuhan permanen. Oleh karenanya penting bagi semua orang tua untuk mencegah penyakit ini dengan memberi imunisasi rutin kepada anak. “Jangan sampai ada balita yang tidak mendapat imuniasi polio”ungkapnya.
Dikatakan juga, dipilihnya wilayah belakang bukit sebagai tempat pencanangan PIN 2016 karena kita berkomitmen membangun bidang kesehatan secara merata. Kita meyakini, jika masalah kesehatan didaerah pinggir bisa diatasi otomatis daerah lain juga lebih mudah diatasi. Terlebih bidang kesehatan merupakan salah satu dari empat pilar pembangunan yang menjadi preoritas pembangunan di Kabupaten Bangli. Tidak boleh ada gizi buruk, angka kematian ibu melahirkan dan angka kematian bayi baru lahir.  Oleh karena semua pihak harus bergerak dan mensukseskan program kesehatan di Kabupaten Bangli. “PIN merupakan komitmen pemerintah untuk menjamin generasi penerus tetap sehat. Sehingga angka harapan hidup di Bangli bisa terus ditingkatkan”pungkasnya.
Bagikan Berita Ini: