HARKITNAS ke-108 Wabup Sedana Arta Ingatkan ASN Revolusi Mental
Beranda / Berita

Pusat Informasi & Berita

Ikuti perkembangan program kerja terbaru.

Pariwisata

HARKITNAS ke-108 Wabup Sedana Arta Ingatkan ASN Revolusi Mental

K
Admin Bangli
11 May 2016
501 Dilihat
HARKITNAS ke-108 Wabup Sedana Arta Ingatkan ASN Revolusi Mental
Sebagai ketua penegak disiplin pegawai di Kabupaten Bangli, Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, SE menginginkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Bangli bisa menjungjung tinggi disiplin. baik disiplin waktu maupun disiplin kinerja. Terlebih Kabupaten Bangli telah mendeklarasikan Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) beberapa waktu lalu yang harus ditindaklanjuti dengan kerja nyata.
 
Sehingga saat pelaksanaan apel peringatan Hari Kebangkitan Nasional(Harkitnas) ke-108 di Kabupaten Bangli, Jumat (20/5), Wabup Sedana Arta memerintahkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bangli melakukan absensi kehadiran pejabat yang mengikuti apel Harkitnas. Apel yang dipusatkan di Lapangan Kapten Mudita Bangli, juga diikuti Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Bangli, unsur pegawai, TNI/Polri, dan Siswa SD, SMP, SMA/SMK dilingkungan Kota Bangli.
 
Seusai apel berlangsung Wabup Sedana Arta menyampaikan, sebagai ketua tim penegak disiplin, dirinya memiliki tanggung jawab bagaimana ASN khususnya pejabat di Bangli bisa mewujudkan GNRM agar tidak sebatas wacana melainkan dilaksanakan dengan hati dan dengan penuh tanggung jawab. Menurutnya revolusi mental akan jauh lebih efektif jika didasari dari kesadaran diri sendiri bukan melalui paksaan. Sehingga Wabup Sedana Arta meminta ASN di Bangli bisa membuang jauh 18 sifat penghambat revolusi mental seperti berfikir negatif, suka menunda pekerjaan, tidak fokus, kurang percaya diri, selalu pesimis, malas, masa bodo, mudah menyerah, serakah, egois atau mementingkan diri sendiri, boros, tidak jujur, anti perubahan, menghindari tanggung jawab, tidak memiliki komitmen, meremehkan mutu, piodal dan munafik. “Kita ingin ASN khsusunya pejabat di Bangli disiplin dan membuang jauh 18 sifat penghambat revolusi mental”pungkasnya.
Bagikan Berita Ini: