Bupati Bangli presentasi dihadapan tim penguji Kementerian Lingkungan Hidup Dalam Rangka Adipura Tahun 2016
Beranda / Berita

Pusat Informasi & Berita

Ikuti perkembangan program kerja terbaru.

Pariwisata

Bupati Bangli presentasi dihadapan tim penguji Kementerian Lingkungan Hidup Dalam Rangka Adipura Tahun 2016

K
Admin Bangli
16 June 2016
660 Dilihat
Bupati Bangli presentasi dihadapan tim penguji Kementerian Lingkungan Hidup Dalam Rangka Adipura Tahun 2016
Dalam rangka tindak lanjut dari penganugrahan adipura tahun 2016 untuk kabupaten kota se-Indonesia, yang diawali dengan penilaian dan verifikasi dari pusat, terus ditindak lanjuti dengan undangan dari Kementerian Lingkungan Hidup kepada Kepala Daerah Bupati/Wali kota untuk mengikuti presentasi Adipura yang telah masuk Nominasi Penganugrahan Adipura Tahun 2016 maka pada Kamis (16/6) digelar acara presentasi untuk kepala daerah Bupati/Wali kota di Hotel Sultan Jakarta.  Acara yang di pusatkan di Ruang pertemuan lantai dasar Hotel sultan Jakarta dihadiri oleh Bupati Bangli I Made Gianyar,SH.M.Hum, Staf Ahli Bupati Nyonya Erik Gianyar, Kepala Dinas Tata Kota Ida Ayu Yudi Sutha, Kadis Hubkominfo Gede Arta, Staf Ahli yang sekaligus Plt. Dinas P3 Ibu Manik, Kabag Hukum dan Ham IB Widnyana, beserta tim Adipura Kabupaten Bangli.
Bupati Bangli dalam paparan bpresentasinya menyampaikan pelaksanan atau pelestarian lingkungan di Bali Khususnya di Kabupaten Bangli sudah dilakukan dari sejak jaman nenek moyang, dengan konsep Tri Mandala yaitu Utama Mandala pada tempat suci, Madya Mandala adalah lokasi rumah atau tempat tinggal dan nista mandala di areal belakang atau kebun. Bagaimana menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat sudah menjadi budaya bagi masyrakat kita di Bali dari sejak kecil. Kaitanya dengan adipura tentunya Kabupaten Bangli sebenarnya sudah sangat siap dibuktikan dengan Kabupaten Bangli yang merupakan sebagai Daerah Konservasi, pelestarian lingkungan dengan menjaga hutan agar tetap bisa menghasilkan udara yang sehat dan sebagai daerah serapan yang menjadi sumber air bagi kabupaten Kota yang ada di Bali. Untuk menjaga Komitmen dan mewujudkan cita-cita sebagai Jantungnya Bali perijinan juga sangat ketat, Pembangunan Hotel berbintang tidak di ijinkan hanya boleh berupa pondok wisata dan hotel melati tentunya tetap dengan pelayanan yang memadai standar pariwisata. Karen didalam pelestarian tersebut ada pengembangan pariwisata didalamnya. Kabupaten bangli telah terus melakukan pembenahan untuk mengembangkan kawasan wisata spiritual dan toya petirtan dengan memafaatkan potensi pelestarian lingkunagan dan sumber air bersih. Lanjut Kabupaten Bangli juga telah memiliki TPA Regional dimana TPA tersebut adalah satu-satunya di Indonesia yang saat ini sering menjadi tempat penelitian baik dari derah maupun Mahasiswa. Sebagai pendudkung dari TPA tersebut pengelolaan sampah juga telah dilakukan dari lingkugan, bahkan dari rumah tangga dan sekolah. Hal terebut dibuktikan dengan adanya Bank sampah dan tabungan sampah dimana siswa yang sudah mengumpulkan sampah, sampah tersebut dibeli dan uangnya disimpan dalam bentuk tabungan. Sarana pendukung lainya adalah adanya pembangkit Listrik Tenga Surya (PLTS) dengan kapasita 1 Mega Watt, dimana PLTS tersebut sangat ramah lingkungan dan sangat bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya. “Pada akhir paparan Bupati Bangli menyampaikan sebagai tindak lanjut dan keberlanjutan dari Adipura dan Komitmen selama lima tahun kedepan akan terus mengupayakan agar pertanian di kawasan Danau batur sebagai pendukung Kawasan Geopark yang sudah diakui UNESCO utuk bisa menerapkan pola pertanian dengan sistem Organik dan bebas dari pestisida” tegasnya. Untuk bisa mewujudkan hal itu kami juga telah melibatkan tim ahli dari Udayana, termasuk bantuan dari bapak Ibu tentunya untuk ambil bagian dalam upaya pelesarian lingkungan dan wujudkan Kabupaten Bangli utamanya Kawaan pertanian pendukung Geopark Batur bisa bebas dari Bahan Kimia dan Pestisida.
Sedangkan dalam sesi Tanya jawab dari tim penguji secara umum menyatakan apresiasi dengan presentasi yang disampaikan, namun demikian masih ada beberapa hal yang menjadi masukan yaitu bagaimana Data yang ditampilkan masih ada yang harus dilengkapi kaitanya dengan bagaimana pengelolaan Sampah di TPA, berapa banyak keluar masuknya sampah setiap harinya, dan jika di konversi kedalam angka rupiah jadi berapa rupiah setiap harinya…? Sehingga bisa diketahui seberapa manfaat yang ditimbulkan dengan adanya TPA tersebut. Berikutnya adalah kaitanya dengan penyediaan Akomodasi sarana pendukung pariwisata, Pelestarian kawasan Hutan Lindung, Baik hutan desa atau adat bagaimana kejelasan statusnya. Hasil presentasi akan dibahas pada sidag panitia kementerian lingkungan hidup dan akan diundang kembali apa bila telah memenuhi syarat dari penilaian dalam penganugrahan Adipura 2016.
Kepala Dinas Tata Kota Ida Ayu Yudi Sutha menyampaikan Kabupaten Bangli hari ini telah dinilai dan mempresentasikan dihadapan para tim penguji sebanyak tujuh orang Penguji dari Kementerian Lingkungan Hidup antara lain Mantan menteri Lingkungan Hidup Rahmat Witular,  Bapak Rumawan Salain ahli Tata Ruang, Ibu Sri Bebasari, Enri Damanhuri, Hanni Adianti, Bapak Chalid Muhamad dan R. Sudirman selaku Ketua Rapat. Lanjut hari ini Kabupaten Bangli mendapat giliran paling pertama dilanjutkan dengan kabupten kota lain termasuk Kabupaten tabanan. Materi-materi yang dipaparkan dalam presentasi antara lain yaitu terkait dengan Adipura. Yang prioritas adalah adipura yang di skala kota tetapi ketika Bapak Bupati presentasi itu akan sampai pada tingkat adipura skala desa sebagai pendukung adipura bahkan hal terkait lainnya. “ ini baru tahap Nominasi dan apabila kita bisa lolos tetunya akan di undang kembali untuk menerima Penganugrahan Adipura tahun 2016 namun untuk saat ini kita sudah sedikit lega, karena tim adipura telah berbuat maksimal, kita belum tau hasilnya dan hanya bis menunggu keputusan dari Kementerian Lingkungan Hidup” Terang Ida Ayu Yudi Sutha.
 
Bagikan Berita Ini: