Untuk meningkatkan peran Gapensi Bangli sebagai salah satu lembaga yang berperan dalam pembangunan di Kabupaten Bangli, Rabu (22/6) kemarin digelar acara Muscab Gapensi Kabupaten Bangli yang ke-8. Acara yang di pusatkan di Balai Masyarakat Desa Wisata Penglipuran di hadiri oleh Bupati Bangli, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bangli, Komisi III Dprd Kabupaten Bangli, Forkompinda Kabupaten Bangli, Ketua BPD Gapensi Bali, Ketua DPC Gapensi Bali, Anggota Gapensi Kabupaten Bangli dan dinas terkait.
Dalam laporan Ketua Panitia Muscab Gapensi Kabupaten Bangli ke-8 Oka Mantara menyampaikan Kegiatan Muscab Gapensi ke-8 ini adalah merupakan salah satu agenda rutin tiap tahun dengan tema “melalui Muscab Gapensi ke-8 kita tingkatkan rasa persaudaraan antara sesama anggota dengan tidak meninggalkan profesionalisme menuju Kabupaten Bangli yang Gita Santi”. Salah satu agenda dari muscab gapensi Bangli adalah untuk kita, sesuai dengan anggaran dasar rumah tangga Gapensi yaitu membentuk kepengurusan Baru untuk tahun berikutnya dan mengevaluasi program kerja kepengurusan sebelumnya sehingga kepanitian tersebut mendapat SK sesuai dengan ADRT Gapensi yang berlaku. Lanjut dalam pelaksanaan muscab Gapensi ke-8 ini di hadiri oleh kurang lebih 70 peserta dengan jumlah undangan yang disebarkan sebanyak 55 undangan dengan demikian menunjukkan antosas para anggota untuk tetap menjaga eksistensi Gapensi Kabupaten Bangli. Anggaran yang di gunakan murni dari Kas Gapensi Bangli ditambah iuran dari anggota dengan ttal dana mencapai tiga puluh lima juta rupiah. Berikutnya terimakasih disampaikan ketua panitia kepada Desa Adat Penglipuran karna telah member ruang untuk Gapensi Bangli dalam proses pelaksanaan kegiatan ini.
Sementara Buapti Bangli dalam sambutannya menyampaikan pada hakekatnya manusia itu tidak ada yang hidup sendiri di dunia ini, manusia tidak tergantung oleh orang lain tetapi berkaitan dengan orang ain. Dengan orang lain kita dapat berinteraksi salah satunya dalam bentuk formal yaitu interaksi pemerintah dengan pengusaha dalam hal ini Gapensi. Negara Indonesia adalah Negara bermentuk Rapublik, untuk dapat menjalankan tugas pemerintahan maka dibentuklah yang namanya Birokrasi, dari aspek itulah dalam birokarasi tidak boleh ada monopoli dalam bentuk apapun. Dalam Pemerintahanpun tidak boleh ada monopoli kekeasaan sehingga harus tetap bersifat netral. Dalam pelaksanaan fungsi Pemerintahan juga dipisahkan kedalam tiga fungsi yaitu fungsi Perencanaan, fungsi pelaksanaan dan yang ketiga adalah fungsi pengawasan. “Perjalanna Bangsa Indonesia sudah sampai pada masa Revormasi disegala bidang, sehingga secara entitas wujud dari reformasi pemerintahan adalah terciptanya Good Governance pemeritahan yang baik dan bersih dengan empat pilar utama yaitu Kepastian Hukum, Akuntabilitas, transparansi dan efisiensi” Terang Made Gianyar. Dijaman reformasi semua harus berubah, saat ini negara kita masih berada di angka tiga besar negara terkorup di dunia sehingga dengan reformasi birokrasi kita benahi tatakelola pemerintah untuk menekan peluang kearah korupsi. Begitu juga dalam membuat kebijakan atau peryaratan dalam pembentukan pengurus harus lebih sederhana tidak ada upaya untuk mmenjegal orang lain, sehingga dapat terjalin kerjasama antar anggota dan pemerintah yag baik.Saat ini kabupaten Bangli juga sudah memiliki LPSE hanya saja keberadaannya masih nayatol dengan salah satu Bagian, kedepan akan kita upayakan untuk berdiri sendiri (independen) sehingga proses pelayanan baik itu pengadaan barang dan jasa untuk pemerintah berjalan dengan system elektronik dan menutup peluang korupsi. Kita harus malu dengan kondisi bnagsa kita saat ini, kedepan melalui Muscab Gapensi Bangli ke-8 kedepan kita sama-sama wujudkan budaya bisnis yang tidak berorientasi pada keuntungan semata, karena kalau hanya mengejar keuntungan yang banyak terkadang kita akan lupa dengan aspek-aspek yang bgerorientasi pada kepentingan masyarakat luas, oleh karena itu mari kita wujudkan “bisnis bahagia”, dimana tujuan utama dari bisnis tersebut bukan hanya untuk keuntungan dan kesejahteraan, tetapi lebih pada bagaimana terjalin kerjasma yang baik dengan pemerintah untuk membangun Bangli kedepan menjadi lebih baik. “untung sedikit bahagia untung banyak juga bahagia” Harap Made Gianyar.